Blogger Tricks

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Friday, September 5, 2014

Permen Kapas


“Permen Kapas"


Pembuatan permen kapas dimulai dengan manaskan gula dalam wadah sehingga mencair. Suhu cair gula sekitar 72 oC. Wadah mengandung celah yang diameternya cukup kecil. Celah tersebut yang akan menjadi tempat keluarnya kapas.

Wadah yang mengandung gula yang sudah mencair diputar dengan kecepatan sudut tertentu. Putaran zat cair membetuk permukaan berbentuk parabola. Akibatnya, tekanan dalam zai cair di sisi dalam dinding lebih besar daripada tekanan atmosfir.

Di samping itu, di permukaan luar wadah yang sedang berputar ada lapisan tipis udara yang berputar mengikuti putaran wadah. Akibatnya tekanan udara tersebut sedikit lebih rendah daripada tekanan atmosfer (hukum Bernoulli).

Jadi di sisi dalam dinding wadah terjadi peningkatan tekanan dan di sisi luarnya terjadi penurunan tekanan. Akibatnya cairan gula terdorong keluar lubang-lubang di dinding wadah.

Laju aliran massa cairan gula keluar lubang dinding wadah (laju produksi permen kapas) bergantung pada perbedaan tekanan, viskositas cairan gula, diameter lubang, dan jumlah lubang. Perbedaan tekanan bergantung pada kecepatan putaran serta diameter wadah. Viskositas cairan gula sekitar 10^4 poise.

Jika kecepatan putar terlampu kecil maka tidak cukup tekanan untuk mendorong cairan gula keluar dari lubang. Sebaliknya, jika kecapatan putaran terlampau besar maka cairan yang keluar terputus-putus dan tidak membentuk kapas-kapas yang panjang. Jadi ada jangkauan kecepatan putaran optimum.

Namun, kalau para Mang penjual permen kapas menggunakan rumus seperti ini mungkin sudah keburu pingsan sebelum sempat menjual permen kapas. Mereka mendapatkan nilai optimum hanya berdasarkan coba-coba atau informasi dari pendahulunya.



Tampak di sini bahwa persoalan sederhana kadang menuntut matematika yang cukup rumut untuk menjelaskan mengapa kejadiannya demikian.

Saturday, August 30, 2014

Makan Cukup, kok tidak jadi daging?

"Makan Cukup, kok tidak jadi daging?"

Anabolisme vs Katabolisme

Kita analogikan tubuh manusia dengan mesin. Seandainya mobil, ada yang bensinnya boros dan ada juga yang bensinnya irit walaupun tenaga yang dihasilkan sama. Analogi tersebut dapat digunakan untuk menjelaskan tentang anabolisme dan katabolisme.

Anabolisme adalah kemampuan tubuh untuk menyimpan sari-sari makanan yang dianggap penting dari makanan yang masuk. Sebaliknya, katabolisme adalah kemampuan tubuh untuk menghancurkannya. Jadi, kemampuan anabolisme dan katabolisme tubuh masing-masing manusia memang berbeda. Jika tubuhnya mempunyai anabolisme yang baik, maka makanan yang masuk dengan sendirinya dapat dismpan dengan baik pula dan akhirnya "jadi daging". Kebalikannya adalah anak yang sistem katabolismenya lebih tinggi. Begitu makanan masuk, sebelum diserap pun sudah banyak yang hancur. Makanya jangan heran bila 2 anak yang diberi intake sama menunjukkan berat tubuh yang berbeda beda, karena sistem dalam masing-masing tubuhnya juga berlainan.



Deteksi yang paling mudah untuk menentukan apakah kemampuan anabolik seorang anak lebih baik dari kemampuan kataboliknya adalah dengan melihat perbandingan antara makanan yang dikonsumsinya, sesuai tidak dengan pertumbuhannya. Meski bukan berarti anak dengan kemampuan katabolisme tubuhnya lebih tinggi dipastikan pembuangannya jadi lebih banyal. Pasalnya semua makanan akan diolah oleh tubuh. Akan tetapi sel-sel tubuhlah yang memanfaatkannya atau tidak. Perlu diketahui, jika nutrisi tersebut tidak seluruhnya dimanfaatkan oleh sel tentu akan menumpuk dan bisa menjadi sumber penyakit.

Kemampuan anabolisme dan katabolisme ini bisa bersifat genetis alias diwariskan secara turun-temurun. Untuk memperbaikinya ada beberapa hal yang bisa dilakukan, diantaranya menggunakan terapi hormon. "Namun, hal ini jarang sekali diterapkan pada manusia". Walaupun begitu ada juga obat-obatan yang fungsinya meningkatkan kemampuan anabolisme tubuh. misalnya kortikosteroid.

Saturday, August 23, 2014

SMAN ULTRA MENGKLARIFIKASI soal Status UNGGULAN yang digantikan SMA Lain…


Kenapa perlu di klarifikasI :
1. Karena Sampai detik ini kami masih menikmati fasilitas unggulan (Mulai dari makan siang untuk semua warga SMAN ULTRA baik siswa, guru, dan staff)
2. Baru saja kami kembali dibangunkan asrama baru berserta Masjid
3. Kami juga masih dibantu biaya operasional Sekolah unggulan
4. Sebenarnya, Kami tidak terlalu memusingkan istilah “Unggulan” karena baik kami maupun SMA “saudara tua” kami di SK-kan Bupati Sebagai Sekolah percontohan Keunggulan Lokal , SK Bupati tertanggal 13 Februari 2014, (Satu-satunya SK SMA Negeri Unggulan hanya satu kali Terbit dan itu di Tahun 2005)
Hanya saja Gonjang-ganjing akhir-akhir ini yang kurang mengenakkan, Terasa nyaring ditelinga kami …

Kejadian Pertama,
saat seleksi pelajar pelopor berlalu lintas.. Sempat salah satu panitia, bertanya pada kami,
SMA Unggulan itu yang mana? SMAN ULTRA masih unggulan tidak? Kami bisa mengklarifikasi dengan menunjukkan SK Bupati tertanggal 13 Februari 2014, Bukan Cuma itu kamipun menunjukkan prestasi lebih di ajang itu dengan menjadi juara umum

Kejadian Berikutnya, saat salah seorang guru kami, saling tegur sapa dengan temannya di SPBU dekat Sekolah ..
Sembari bercanda, temannya menyapa, apakabar Pak Guru Mantan SMA Unggulan???
Kabarnya sudah diganti SMAN Anu, yach?...

Kejadian lain….
Saat di UNSRI, salah seorang dosen yang kebetulan kenal dengan KEPSEK kami,
Sembari menyayangkan, “kami dapet kabar SMAnya tidak unggulan lagi, yach Buk, sayang yach…

Sejak berdirikan dirancang unggulan, kok sekarang malah digantu SMA Anu…
UNTUK ITU KAMI MENGKLARIFIKASI TIDAK ADA SMA KAMI DIGANTIKAN SMA ANU…

YANG ADA KAMI BERSAMA-SAMA INGIN MENCIPTAKAN PENDIDIKAN UNGGULAN DI OGAN ILIR
 
 


 

Friday, July 25, 2014

Fisika dan Kekacauan Lalu Lintas


Kita menyaksikan kondisi lalu lintas di kota-kota di Indonesia makin kacau. Kalau kita modelkan lalu lintas sebagai sistem termodinamika, maka peningkatan kekacauan lalu lintas adalah implikasi logis dari hukum termodinamika. Jalan raya dipandang sebagai sistem termodinamika dan kendaraan dipandang sebagai komponen sistem tersebut.

Kekacauan berkaitan dengan probabilitas terbesar penyusunan atau konfigurasi sistem termodinamika. Dalam termodinamika, kekacauan dinyatakan oleh besaran entropi. Hukum termodinamika menyatakan bahwa proses alamiah akan menuju pada peningkatan entropi.

Jika semua kendaraan tertib dan hanya bergerak ke depan maka jumlah konfigurasi yang dihasilkan hanya satu. Tetapi jika setiap kendaraan bebas zig-zag ke mana saja maka konfigurasi yang dihasilkan meningkat. Jumlah konfigurasi makin besar jika arah zig-zag makin bebas. Hasilnya adalah entropi keadaan gerak zig-zag (tidak tertib) jauh lebih besar daripada entropi keadaan tertib.