Blogger Tricks

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label biology. Show all posts
Showing posts with label biology. Show all posts

Saturday, August 30, 2014

Makan Cukup, kok tidak jadi daging?

"Makan Cukup, kok tidak jadi daging?"

Anabolisme vs Katabolisme

Kita analogikan tubuh manusia dengan mesin. Seandainya mobil, ada yang bensinnya boros dan ada juga yang bensinnya irit walaupun tenaga yang dihasilkan sama. Analogi tersebut dapat digunakan untuk menjelaskan tentang anabolisme dan katabolisme.

Anabolisme adalah kemampuan tubuh untuk menyimpan sari-sari makanan yang dianggap penting dari makanan yang masuk. Sebaliknya, katabolisme adalah kemampuan tubuh untuk menghancurkannya. Jadi, kemampuan anabolisme dan katabolisme tubuh masing-masing manusia memang berbeda. Jika tubuhnya mempunyai anabolisme yang baik, maka makanan yang masuk dengan sendirinya dapat dismpan dengan baik pula dan akhirnya "jadi daging". Kebalikannya adalah anak yang sistem katabolismenya lebih tinggi. Begitu makanan masuk, sebelum diserap pun sudah banyak yang hancur. Makanya jangan heran bila 2 anak yang diberi intake sama menunjukkan berat tubuh yang berbeda beda, karena sistem dalam masing-masing tubuhnya juga berlainan.



Deteksi yang paling mudah untuk menentukan apakah kemampuan anabolik seorang anak lebih baik dari kemampuan kataboliknya adalah dengan melihat perbandingan antara makanan yang dikonsumsinya, sesuai tidak dengan pertumbuhannya. Meski bukan berarti anak dengan kemampuan katabolisme tubuhnya lebih tinggi dipastikan pembuangannya jadi lebih banyal. Pasalnya semua makanan akan diolah oleh tubuh. Akan tetapi sel-sel tubuhlah yang memanfaatkannya atau tidak. Perlu diketahui, jika nutrisi tersebut tidak seluruhnya dimanfaatkan oleh sel tentu akan menumpuk dan bisa menjadi sumber penyakit.

Kemampuan anabolisme dan katabolisme ini bisa bersifat genetis alias diwariskan secara turun-temurun. Untuk memperbaikinya ada beberapa hal yang bisa dilakukan, diantaranya menggunakan terapi hormon. "Namun, hal ini jarang sekali diterapkan pada manusia". Walaupun begitu ada juga obat-obatan yang fungsinya meningkatkan kemampuan anabolisme tubuh. misalnya kortikosteroid.

Tuesday, May 6, 2014

Mengapa suara setiap orang berbeda-beda?


Setiap manusia mempunyai suara yang berbeda-beda, ada yang nyaring, lembut, lantang, keras, dan lain-lain. Suara manusia ini dihasilkan dari getaran udara yang muncul dari perpaduan antara paru-paru, katup tenggorokan dan pita suara (letaknya di dalam tenggorok tepatnya pada bagian laring). Saat kita berbicara, maka pita suara akan menutup dan bergetar.

Karena ketebalan masing-masing pita suara unik dan berbeda-beda tiap orang, maka suara yang dihasilkan juga berbeda-beda. Pita suara yang tebal akan menyebakan orang tersebut mengeluarkan suara yang tebal dan nyaring, sebaliknya jika pita suaranya tipis, orang tersebut akan mengeluarkan nada tinggi. Pada pria umumnya pita suaranya lebih tebal yaitu antara 17,5 - 25 mm, sedangkan wanita cenderung lebih tipis (antara 12,5-17,5 mm).

Diluar itu, bentuk rongga mulut dan rongga tenggorokan saat kita berbicara juga  mempengaruhi suara yang dihasilkan.

Karena suara/bunyi sendiri berasal dari getaran, maka  memiliki frekuensi. Frekuensi adalah jumlah getaran dalam satuan waktu (misal 1 Detik).
Satuan Internasional yang digunakan untuk frekuensi ini adalah Hertz (Hz), diambil dari nama fisikawan Jerman Heinrich Rudolf Hertz.

Untuk Frekuensi yang dapat didengar oleh manusia adalah 20Hz hingga 20,000 Hz. Gabungan dari beberapa frekuensi ini akan menghasilkan nada-nada.

Dengan berlatih mengatur frekuensi yang keluar dari rongga mulut kita maka dapat menghasilkan nada-nada suara yang merdu dan enak didengar. Inilah yang dilakukan oleh para penyanyi profesional.

Monday, March 10, 2014

Kopi, Penyembuh atau pembunuh


KOPI adalah minuman universal.  Namun jika diminum dalam dosis tertentu bisa meningkatkan risiko terjadinya infark, mati mendadak, dan aritmia (tidak adanya irama jantung). Menurut studi epidemiologi, konsumsi kopi yang direbus atau kopi mendidih berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung-pembuluh darah. Hal ini terutama karena dua diterpenes yang berhasil teridentifikasi di dalam fraksi lemak dari kopi ground, yakni cafestol dan kahweol. Persenyawaan ini meningkatkan konsentrasi plasma kolesterol di dalam tubuh manusia. Kopi juga kaya akan zat-zat lainnya yang dapat berkontribusi terhadap aktivitas biologis, seperti komponen heterocyclic yang punya aktivitas antioksidan yang kuat.

Komposisi nutrisi dalam secangkir kopi tanpa gula (sekitar 237 ml) sebagai berikut: protein (0,3 g), kalsium (4,7 mg), omega 6 (2,4 mg), magnesium  (7,9 mg), vitamin K (0,2 mcg), fosfor (7,1 mg), niacin (0,5 mg), kalium (116 mg), folat (4,7 mcg), natrium (4,7 mg), kolin (6,2 mg), kafein (94,8 mg), senyawa fenol (misalnya: chlorogenic acid dan quinides), potassium (kalium), mangan, kromium, niasin, dan serat. Beberapa di antaranya berperan di dalam metabolisme glukosa.

Asam klorogenik di dalam kopi berperan memperlambat penyerapan gula dalam pencernaan, merangsang pembentukan GLP-1, zat kimia peningkat hormon insulin (hormon yang mengatur penyerapan gula ke dalam sel-sel tubuh). Zat lain yang ada di kopi adalah trigonelin, yaitu: pro vitamin B3, yang berperan membantu memperlambat penyerapan glukosa. Oleh karena itu, kopi mengurangi risiko diabetes mellitus (DM) tipe 2 hingga 50%.

Senyawa xantin di kopi, dalam dosis rendah, menstimulasi susunan saraf penderita depresi, misalnya akibat penyalahgunaan narkoba atau kecanduan alkohol. Bagaimanapun juga, berbagai hipotesis ini perlu riset lanjutan.

Aliran darah pecandu kopi berkadar homosistein tinggi. Padahal peningkatan homosistein berhubungan erat dengan risiko penyakit jantung (terutama jantung koroner). Namun dalam kadar normal (7 - 22 ug mol/L), homosistein bermanfaat untuk membentuk propionil-koA (substansi yang beperan dalam metabolisme lemak dan karbohidrat).

Dua minggu setelah setiap hari minum enam cangkir kopi, kadar homosistein seseorang naik 10% dari nilai normal. Namun kenaikan ini tidak menetap. Cukup menghentikan minum kopi dan kadar homosistein akan normal kembali. Cara alami lainnya untuk menurunkan homosistein adalah dengan mengonsumsi segelas air jeruk, sayuran hijau, atau bahan pangan yang kaya akan vitamin B6 dan B12. Dengan demikian, penyakit jantung koroner dapat dihindari.

Keajaiban Kopi  

Keajaiban kopi salah satunya dikarenakan oleh kafein. Kafein adalah suatu methylxanthine yang memiliki efek biologis primer competitive antagonism dari reseptor adenosine. Kafein terkandung di dalam kopi, teh, minuman soda, cokelat, dan berbagai obat warung.

Kafein berfungsi sebagai stimulant (perangsang) yang memiliki beragam khasiat, antara lain: meningkatkan tekanan darah, denyut nadi, detak jantung, sistem pernapasan. Meningkatkan pengeluaran energi selama beberapa jam. Meningkatkan proses encoding informasi baru. Meningkatkan kerja saraf motorik. Merangsang otak dan susunan saraf pusat. Merangsang pengeluaran cairan dari tubuh (diuretik), sehingga sering berkemih. Merangsang saluran pencernaan, terutama proses pembuangan. Merangsang timbulnya anemia defisiensi besi. Menghilangkan kantuk, menetralkan atau meniadakan rasa lelah. Mengurangi risiko terkena diabetes melitus tipe 2. Mengurangi risiko terkena kanker prostat pada pria. Memicu inspirasi serta menambah kecepatan berpikir.

Efek di atas akan dirasakan bila mengkonsumsi sekitar 1-3 gelas kopi. Namun bila berlebihan, maka kafein akan berdampak; insomnia (sulit tidur), diare, mudah marah, cemas, kedutan di otot, bersifat addictive (membuat ketagihan atau kecanduan).

Riset menunjukkan peminum 2-3 cangkir kopi/hari berisiko terkena stroke 19% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Bila dalam sehari minum 1,360 g kopi kasar (sekitar 6-7 cangkir), maka diperkirakan risiko untuk terkena serangan jantung atau stroke naik 10%. Selain itu kadar vitamin B6 bisa berkurang sampai 21%.

Studi lainnya menunjukkan bahwa meminum setidaknya tiga cangkir kopi sehari dapat menghambat penurunan fungsi kognitif otak akibat penuaan hingga 33 persen pada wanita. Namun, manfaat ini tak ditemukan pada pria. Hal ini mungkin karena wanita lebih sensitif terhadap kafein.

*Dito Anurogo, dokter digital, berkarya dan mengabdi di Neuroscience Department, Brain Circulation Institute of Indonesia (BCII), Surya University, Indonesia.

Sumber: www.surya.ac.id

Sunday, February 9, 2014

Daun-Daun yang Gemar Bersolek


Daun-Daun yang Gemar Bersolek


Bagi kita yang hidup di daerah tropis seperti di Indonesia agak sulit untuk menemukan warna daun selain hijau. Ya, mungkin cokelat ketika daun tersebut telah mengering atau mati.

Tetapi, seperti yang kita ketahui, di negara yang memiliki empat musim, warna-warna daun kerap berubah. Apalagi ketika memasuki musim gugur. Warna hijau yang biasa menyejukkan mata berganti rupa menjadi gradasi kuning, oranye, dan merah. Cantik? Tentu saja.

Lantas mengapa hal tersebut bisa terjadi? Janet Rock, kepala botani dari Taman Nasional Great Smoky Mountains menjelaskan hal ini disebabkan karena pemecahan klorofil. “Ketika zat hijau daun mulai memecah, maka pigmen warna lainnya akan bermunculan. Singkatnya, semua itu adalah proses hiperkompleksitas, yaitu bagaimana semua kimia organik yang melibatkan hormon dan perubahan warna yang beragam bergantung pada kondisi cahaya dan suhu,” paparnya.

Rahasia Perubahan Warna Daun
Inilah beberapa “kosmetik” yang digunakan oleh daun untuk berganti penampilan:

Hijau
Adalah klorofil. Ia adalah pigmen hijau di dalam daun. Saat tanaman hidup dan bertumbuh, pigmen hijau akan mendominasi warna daun.

Kuning dan Oranye
Di balik kehebatan klorofil, ada dukungan komponen lain bernama karotenoid. Pigmen ini memiliki warna kuning hingga oranye yang akan hadir dalam warna daun ketika warna hijau klorofil mulai mati, memudar, hingga tak berwarna. Suhu yang semakin dingin turut memicu perubahan warna, menghapus warna hijau dan menggantikannya dengan kuning dan oranye.

Merah
Tak hanya api yang memiliki warna berani yang satu ini. Pigmen warna anthocyanin membuat daun berubah warna menjadi merah. Biasanya warna ini bisa kita lihat setelah awal musim gugur. Selain merah, anthocyanin juga bisa membuat warna daun menjadi merah muda, ungu, atau bahkan biru gelap.

Cokelat
Warna dominan saat musim gugur tiba. Setelah sel daun mati dan rusak, maka prose salami pembusukan terjadi. Kondisi ini memproduksi senyawa kimia pahit yang disebut tanin. Kondisi cuaca yang dingin, basah, dan mendung akan mengurangi kecepatan dekomposisi daun pohon sehingga menyebabkan warna cokelat kurang menyala pada daun.

Selain zat hijau daun, warna daun juga dipengaruhi oleh faktor eksternal. Kondisi idealnya adalah saat hari cerah dan suhu hangat serta malam hari yang dingin disertai dengan kondisi keseluruhan kering. Sedangkan cuaca buruk akan mengakibatkan kematian pada daun sehingga daun akan menjatuhkan dirinya dari pohon.

Sumber: National Geographic Indonesia